Dermaga Ipi Ende – Mati Suri Hidup Kembali

Nusa damai

Beberapa tahun lalu saya pernah menulis tentang sosok Dermaga Ippi Ende, dermaga di timur kota Ende yang tidak hanya eksotis pemandangan lautnya akan tetapi menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Kabupaten Ende…

Hmmm, berbekal camcorder seadanya saya pun berangkat menuju ke lokasi Dermaga Ippi. Tempat dimana diselenggarakannya Upacara Adat Tola Bala (Tolak Bala) yang sedianya diresmikan oleh Bupati Ende.

Dermaga yang kokoh

Hmmm…menarik cerita Dermaga ini. Karena masa kecilku banyak dihabiskan dengan bermain siput dan karangnya yang diambil dari tiang-tiang dermaga yang kokoh. Saat itu kulihat banyak masyarakat yang selain mencari ikan ditengah laut,juga berjualan di lapak-lapak dan kios-kios kecilnya di pinggir pantai dermaga.

Hampir praktis, ketika Kapal barang dan penumpang datang. Mereka berbondong-bondong turut meramaikan aktivitas ekonomi disekitar dermaga. Seakan tak mau kalah dengan kerumunan penumpang yang datang melalui dermaga Ippi.

Mati Suri

Entah kenapa pada satu waktu dermaga ini kehilangan eksotisnya. Setelah sebuah peristiwa menggemparkan meluluh lantahkan “harapan” mereka mengais rejeki di dermaga ini. Apa lagi kalau bukan tenggelamnya KM Nusa Damai, yang sedianya pada masa itu menjadi primadona angkut muat barang dan penumpang…

Pasca tenggelamnya KM Nusa Damai pada 26 September 2004 silam. di Kolam Labuh Ippi, Kabupaten Ende, NTT  membawa dampak yang sangat besar kepada warga kabupaten Ende itu. Pasalnya, secara sosial ekonomi bahkan politis Kabupaten Ende menjadi tertinggal dengan daerah lain. Hal ini dikarenakan kapal-kapal enggan lagi menyinggahi Pelabuhan Ippi-Ende.

Nusa damai1

gbr : Sebuah truk ekspedisi sedang dievakuasi ke kapal tongkang Ayu 88 di Pelabuhan Ippi, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (12/9). Saat itu sedang dilakukan evakuasi untuk semua kendaraan yang terdapat di dalam KM Nusa Damai yang tenggelam di kolam labuh Ippi pada 26 September 2004 silam. (kompas)

Dampak negatif yang paling dirasakan adalah para pedagang kecil penjual makanan dan minuman yang sering menjajakan barang dagangan mereka di sekitar Pelabuhan Ippi-Ende.

Mereka kini semua telah gulung tikar. Tercatat setidaknya ada delapan  buah warung makan, belasan lapak-lapak kecil yang memilih tutup serta ratusan portir pengangkut barang kehilangan pekerjaannya, pasca tenggelamnya KM Nusa Damai. Hal ini karena tidak ada kapal yang datang. Otomatis tentu tidak ada penumpang kapal yang menyinggahi warung, membeli oleholeh ataupun menyewakan tenaga pikul barangnya.

Hidup Kembali

Sesuai dengan pembicaraan dengan Direktur PT. Nautic Maritime Salvage di Jakarta beberapa waktu lalu, pekerjaan evakuasi bangkai KM Nusa Damai akan di lakukan dalam waktu 3-4 bulan . Rencananya, bulan April nanti Kolam Labuh Pelabuhan Ipi Ende sudah bebas dari Bangkai KM Nusa Damai. Hal ini dikatakan Bupati Ende Don Bosco M. Wangge dalam sambutannya pada Seremoni adat Ende-Lio ‘Tola Bala ‘ dalam rangka evakuasi bangkai kapal KM Nusa Damai di Pelabuhan Ipi Ende, Kamis(27/1).(

Sesuai informasi yang di terima dari tim evakuasi,lanjut Bupati Don, proses pengangkatan bangkai KM Nusa Damai akan di dahului dengan pemotongan tiang-tiang kapal. Setelah itu kapal akan di balik untuk selanjutkan di apungkan. Akan di tarik ke darat untuk proses selanjutnya oleh tim.

Bupati Don mengajak semua masyarakat untuk mendoakan para tim evakuasi, agar mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan keselamatan jiwa mereka terjamin. “ Perekonomian masyarakat di wilayah Ende yang selama mati suri bisa hidup kembali dengan bebasnya kolam labuh pelabuhan Ipi dari bangkai KM Nusa Damai. Jika kolam labuh sudah bebas, maka kapal roro sudah bisa masuk kembali di Ende, “ kata Bupati Don. (Endekab.go.id)

Kegiatan evakuasi didahului dengan upacara adat tola bala oleh para Mosalaki dengan tujuan agar kegiatan evakuasi bisa berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

Harapan

Semoga semua tujuan dan aktifitas yang sedang diusahakan ini dapat terealisasi dengan baik dan tentu saja masyarakat Ende dapat hidup kembali dengan dermaga dan lautnya..amin

IMG_0001c (5)

13 thoughts on “Dermaga Ipi Ende – Mati Suri Hidup Kembali

  1. Ifa Mandaka berkata:

    Smoga الله melindungi dan melancarkan semuanya.susah juga yah masiy mengaplikasikan hal2 yg musyrik:( harapannya smoga Ende smakin berkembang ke Arah yg lebih baik lagi amiiinn…

  2. briant berkata:

    semoga proses evakuasi berjalan lancar, shingga kapal ro ro bisa singgah kembali ende….maju dan bangkit ende q,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s