Kejurda Ende Grasstrack Open Tournament NTT 2011

Sore ini saya duduk di teras. Ditemani sepiring WA’AI NDORA (sebutan untuk singkong dari nuabosi-salah satu desa penghasil singkong dari selatan kabupaten Ende), dan sepiring sambel,saya pun menikmati dengan penuh cita rasa.

IMG_0033

Hari ini ada janjian dengan Faryzh. Sahabat saya yang ngajar di Madrasah Aliyah. Kebetulan untuk mengisi waktu kosong setelah 2 hari mempersiapkan lelang tender proyek di MAN Ende dan MTs Wolowaru yang sudah kami umumkan ke publik.

Sirkuit Maramba

Yah, tepat pukul 15.00 wita, kami pun menuju ke arah timur kota. Kemana lagi ? kalau bukan ke Stadion Maramba (depan plaza bharata-km04–kel.mautapaga),tempat dilaksanakanannya Kejurda Ende Grasstrack Open Tournament NTT 2011.

Jreng..jreng….suasana riuh renyah mewarnai lomba balap motor ini. Penonton berjubel berdatangan menenuhi lapangan Maramba. Mengapa ramai ya? mungkin karena faktor pembalap-pemnalapnya banyak yang datang dari kabupaten tetangga, seperti sikka,bajawa,mangarai,soe,kefa dan bahkan ada yang dari kupang.

Kudengar acara ini memperebutkan piala bapak Bupati Ende II, setelah sebelumnya menyelenggarakan Ende Garsstrack Open Tournament I tahun 2010 lalu.

Kelas-kelas yang diperlombakan antara lain :

1. Bebek 4 tak modifikasi OPEN s/d 150 cc

2. Bebek 2 tak modifikasi OPEN s/d 125 cc

3. Bebek Campuran modifikasi lokal NTT s/d 150 cc

4. Sport/Trail modifikasi lokal NTT  s/d 155 cc

5. Bebek 4 tak standard nasional Pemula Lokal NTT s/d 130 cc

6. Bebek 4 tak standard nasional  s/d 125 cc ( PW KIDS s/d 15 Tahun )

7.  FFA OPEN s/d 200 cc

8. Spesial Engine s/d 250 cc

IMG_0045

Seru dan menegangkan !!! semua pembalap yang memperkuat timnya masing-masing seakan tak mau kalah beradu ketangkasan di medan undukan tanah yang tinggi. Yang saya ingat sih,ada klub mata merah dari Ende, ada pula bareta dari Bajawa dan masih banyak klub balap motor yang tidak kalah ketangkasannya.

Lapak-lapak Kecil

Hmmm…sambil menikmati deru mesin motor yang membahana,riuh gemuruh bersama penonton seantero sirkuit,kulihat seorang ibu asyik berjualan didalam arena. Dia tampak sibuk dengan dagangannya, tidak peduli dengan suasana penonton yang makin sore-makin tegang saja.

Baginya 5 hari ini adalah hari yang pas untuk dia bisa laku dagangannya. Menarik sih, ditengah kegiatan-kegiatan publik seperti ini,ternyata mereka masih punya semangat untuk berjualan di arena.

IMG_0037

Ibu bersama anak berjualan kacang dan permen

IMG_0038

Event Organizer dan Pemberdayaan

Tidak salah kiranya bahwa setiap Event Organizer (EO) atau organisasi apapun yang menyelenggarakan kegiatan apapun, harus selalu memperhatikan usaha kecil untuk bisa berjualan didalamnya.

Mungkin dengan seabrek proposal kegiatan dan LPJ kegiatan yang pernah saya buat dulu, nilainya tidak akan sama dengan kepuasan ibu ini ketika dia merasakan bahwa dagangannya bisa laku hari ini.

Sebagai masukan buat teman-teman yang sering buat kegiatan besar nih, bahwa diakhir proposal teman-teman, haraplah mencamtumkan berapa besar nilai Break Event Point (BEP) buat usaha kecil. Selain memperhitungkan berapa besar nilai balik modal buat panita kegiatan.

Coba perhatikan dan resapi, ketika kita menghitung berapa lapak-lapak kecil yang berjualan selama kegiatan, disitu kita sudah bisa memberi arti dan hidup buat mereka. Itulah nilai yang tak bisa terbalas dengan apapun.

Event Organizer yang baik adalah EO yang bisa memberikan keuntungan 4 arah. Yang pertama adalah sasaran kegiatan itu sendiri, panitia, sponsor dan saya tambahkan satu yakni pemberdayaan terhadap usaha kecil. 

Cobalah memasukkannya dalam blue print rencana kegiatan panitia anda, dan tuangkan dalam lembar LPJ kegiatan tentang berapa besar keuntungan buat ibu dan penjual-penjual lainnya ketika mereka dberi kesempatan untuk berjualan dalam kegiatan Anda.

Ok..terakhir. Selamat buat Kabupaten Ende yang berhasil mengadakan event propinsi seperti ini. Siapa tahu kita bisa jadi tuan rumah untuk Event Nasional dan event-event besar lainnya. Salam Olahraga…….   

Ende grass 2011

 

4 thoughts on “Kejurda Ende Grasstrack Open Tournament NTT 2011

  1. charlly berkata:

    panitia kayaknya tidak belajar dari turnamen sebelumnya, banyak crosser yang mencuri star dan bendera race kadang dikibarkan tanpa melihat kesiapan para crosser di garis start.
    HOOLIGAN OF
    RED BULL

  2. Rb. Delahoya berkata:

    Saya harap event mendatang garis starnya pakai besi palang yg kyak di jawa tuh..okey mas bro….biar fear tuh starnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s