Ternyata Pemegang Rekor Orang Tertua di NTT Berumur 107 Tahun

LogoSP2010

BERDASARKAN DATA dari Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Timur, ternyata pemegang rekor orang tertua untuk di wilayah NTT, jatuh di tangan Zakarias Belabiin warga RT06/RW03 Dusun Oeli, Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang

Hal itu diungkapakan oleh Poltak Sutrisno, Kepala BPS NTT, di Kupang, Rabu (19/05/2010). “Dengan usianya saat ini 107 Tahun, kami yakin beliau adalah orang tertua di NTT.”

Menurut Poltak, Sensus Penduduk 2010 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk diseluruh wilayah NTT. Namun sampai dengan saat ini, belum ada laporan yang masuk dari wilayah Flores, Sumba dan Alor, yang menyebutkan adanya penduduk yang usianya di atas seratus tahun, kecuali dari Kabupaten Kupang.

BPS baru menemukan Zakarias Belabiin yang berhasil diidentifikasi sebagai penduduk tertua sesuai data yang ada pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tercatat Zakarias Belabiin lahir pada 15 Mei 1903 di Dusun Oeli. Dengan demikian, Zakarias saat ini berusia 107 tahun dan menjadi penduduk yang tertua di NTT untuk saat ini.

Poltak mengatakan ditemukannya penduduk tertua di NTT tersebut merupakan suatu hal yang sangat langka mengingat angka harapan hidup di NTT berdasarkan hasil survei sosial ekonomi nasional (Susenas) tahun 2008, adalah 66 tahun.

Angka harapan hidup di NTT adalah 66 tahun, sehingga kalau ditemukan ada warga yang usianya melampaui angka harapan hidup di NTT, maka itu adalah suatu hal yang sangat langka,” kata dia.

Yang lebih mengejutkan lagi, lanjut dia, justru pemilik umur 107 tahun tersebut adalah seorang laki-laki. Biasanya usia harapan hidup perempuan lebih tinggi ketimbang laki-laki.

Terkait dengan posisi Zakarias Belabiin sebagai orang tertua di NTT, Poltak menambahkan, dirinya akan berbicara dengan Gubernur Frans Lebu Raya agar yang bersangkutan mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi.

Kondisi fisik Zakarias Belabiin, jelas dia, terlihat masih prima walaupun salah satu tulang kakinya pernah patah yang menyebabkan ia tidak bisa berjalan. Daya ingatnya masih sangat baik, bahkan dia mampu menceritakan pengalaman-pengalaman yang pernah dialaminya saat pendudukan Jepang di Timor dan masa penjajahan Belanda.

Satu-satunya kekurangan yang dia miliki adalah pendengarannya yang sudah mengalami gangguan sehingga jika ingin berbicaranya harus disampaikan dengan suara tinggi atau berteriak. “Berbicara dengan dia harus dengan nada yang keras, sehingga bisa didengar,” kata dia.

Yotven Belabiin, 32 tahun, cucu dari Zakarias Belabiin mengatakan, kakeknya menikah dengan neneknya Getrida yang telah meninggal dua tahun silam. Dari hasil pernikahan itu, kakeknya dianugerahi enam orang anak, namun dua orang sudah meninggal dunia.

Putra tertuanya, Melkias Belabiin, kini telah menginjak usia 75 tahun. “Kakek punya anak ada enam orang dan dua orang sudah meninggal. Kakek punya cucu ada 23 orang dan cece 20 orang. Anak tertua kakek sekarang umurnya 75 tahun sedangkan cece tertua saat ini berumur 26 tahun,” kisah dia.

***************

Sumber:

– Tempo

Dapunta Online

 

One thought on “Ternyata Pemegang Rekor Orang Tertua di NTT Berumur 107 Tahun

  1. Fahrizal Abubakar berkata:

    Makan apa tuh kakek,umurnya sampai panjang segitu.apa yang lainnya juga panjang ?,semisal janggut atau kumisnya,atau…..nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s