SAIL International – Indonesia 2007 (02)

Sekilas Tentang Persiapannya

Menurut Raymond T Lesmana ….Ketua Tim Survey dari Yayasan Cinta Bahari Indonesia (YCBI) : “ ……..kegiatan bertaraf internasional dan 100% alamiah merupakan hasil survey Rellay Internasional 2007 dengan titik singgah dalam wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur meliputi : Kupang, Alor, Lembata, Ende, Riung Ngada, Labuan Bajo Manggarai Barat dan akan dilanjutkan ke wilayah lain di Indonesia……”.

Dalam Sail 2007 para wisatawan yang tergabung Sail Indonesia 2007 diperkirakan 100 perahu layar akan berada di Mausambi sekitar 4 hari . Dengan demikian beliau berharap kepada pemkab Ende setempat untuk turut mensukseskan kegiatan dimaksud.

Besar juga nih kegiatan….

Menurut yang kukutip dari salah satu Berite di Kompas : “….. Perahu layar dari negara-negara seperti Australia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Selandia Baru, Norwegia, Hongkong (China), Swedia, Swiss, Belanda, Belgia, dan Vanuatu itu langsung bertolak ke Kupang, Alor, Lembata, Riung, Makassar, Bali, Karimun Jawa, dan Kumai (perairan Indonesia). Dari Kumai, para peserta langsung keluar dari perairan Indonesia melalui Pulau Batam menuju Singapura dan Langkawi (Malaysia)….”….cccc…banyak aaamat : kagetku. “……. apaan tuh baca lanjutan…..” Sayangnya tidak ada perahu layar Indonesia yang ikut….. Walaupun ada perahu layar bernama Merpati Putih, perahu itu milik orang asing,” kata Raymond.

…..Uuuuuu….kata lagu “nenek moyang~que…”, orang Indonesia itu “ embah ”-nya Pelaut. Massa !!! nggak ada perahu sama sekaleee !!! se-Indonesia lg….!!?? Padahal bagus lho ajakannya Pak Raymond itu, supaya kite2 nih kenal ama teman2 se_Indonesia. “…..Bule aja mau kenal ama daerah pantai kita sampe-sampe pake nama merpati putih segala……”. Apa ada egosentris wilayah yaaa ??? Ndak mungkin bro !!, wisata bahari ndak kenal batas wilayah. Sama2 punya kite2. Mau protes ??? coba lihat ikan2 dilaut, apa mereka nyebrang pake KTP ato Paspor Hijau kaya’ kite2 ??

Peluang dan harapan….bro…

Desa Mausambi sebagai sebagai salah satu titik singgah peserta Sail Indonesia 2007 di Pulau Flores tentunya semakin memberikan peluang dalam pengembangan kepariwisataan yang ada di wilayah utara Kabupaten Ende, yang selama ini belum sepenuhnya dikembangkan mengingat faktor aksesibilitas yang belum secara maksimal mendukung.

Potensi lainnya, posisi pantai Mausambi yang strategis dapat dikembangkan menjadi salah satu pintu masuk di wilayah utara bagi wisatawan untuk menikmati Danau Kelimutu dan obyek wisata lainnya di Kabupaten ende.

Kita berharap, kedepannya, agar Yayasan Cinta Bahari Indonesia dapat menetapkan Mausambi sebagai titik singgah yang permanen. Artinya Mausambi menjadi tempat persinggahan tetap kegiatan Sail Indonesia tahun-tahun mendatang. Saluuuut

Ada lagi nih…..kegiatan tambahan

Teman2…..bersamaan kegiatan Sail Internasional–Indonesia 2007, dilaksanakan juga program kepariwisataan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni Festival Seni Budaya Rayon II Flores-Lembata yang di Mausambi Kecamatan Maurole. Perpaduan dua kegiatan besar tersebut telah dilakukan di tahun 2004 di Riung Kabupaten Ngada dan Lembata pada tahun 2006 lalu.

*************

Teropong Selam :

1. Pemkab Ende, 2. Wikipedia, 3. Kompas, 4. YCBI, 5. MediaIndonesia

 

One thought on “SAIL International – Indonesia 2007 (02)

  1. adinar berkata:

    ingin tahu info tentang perahu layar kalau tahu? tentang bagaimana persediaan mahu belayar, apa perlu tahu tentang perahu layar (bahagian layar, perahu dan car mengendalikan perahu layar)
    Ada website nya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s