Seni Musik Ende Lio

Seni musik atau seni bunyi yaitu yang dihasilkan oleh suara manusia / seni suara dan suara alat-alat instrumen. Seni suara/vokal, mengungkapkan rasa lewat suara manusia dalam bentuk kata-kata syair/lagu seperti : Doja, Ndeö-Peö,Sodha-Oro-Bhea-dll.Musik instrumen yaitu membunyikan alat-alat musik sebagai ritme / melodi dengan cara meniup, memukul, memetik, menyentak, dll.

Adapun alat-alat musik instrumen tradisional diantaranya sbb:
a.Musik Tanah : Dengan cara menyentakkan kaki pada tanah sebagai ritme seperti dalam Gawi / Naro atau Todo Pare
b.Musik Batu : Batu Pena Jawa sebagai ritme untuk mengiringi lagu O Lea di saat titi jagung.
c.Nggeri Nggo : Terbuat dari satu ruas bambu betung dan musik ini digunakan saat acara Nainuwa / sunatan.
d.Nggo Dhengi : Disebut juga Nggo Bhonga yaitu terbuat dari potongan kayu Wae atau Denu terdiri dari tujuh potong kayu diikat pada untaian tali. Musik ini dimainkan saat senggang di pondok ladang / kebun dan juga sebagai musik pengiring tarian tradisional.
e.Gaku : Alat musik terbuat dari bambu. Alat musik ini digunakan pada acara Dowe dera dan sebagai alat bunyi pada Ele seda dan juga sebagai alat pengusir hama / burung di sawah / ladang.
f.Sato : Alat musik gesek, terdiri dari buah bila atau batok kelapa, dipasang dengan gagang seperti biola serta dilengkapi dengan satu dawai / senar yang terbuat dari serat daun Lema Mori / lidah buaya hutan dan Nana Koja / getah pohon koja,. Alat geseknya dibuat seperti busur hanya ukurannya kecil dan talinya dibuat seperti dawai / senar.
g.Nggo Lamba / WaniKomposisi musik terdiri dari lamba / wani-nggo-diri.-Lamba / wani : dibuat dari batang kayu nangka / kelapa yang dilubangkan, pada bagian tengah, dasar lubang dipasang dengan bilah bambu dan seekor anak ayam dan ditutup dengan kulit sapi. Adapula lamba / wani terbuat dari kulit manusia seperti di Wologai-Detusoko dengan alat pemukul terbuat dari Elo ki / ilalang. Lamba / wani pada umumnya terdiri dar dua macam yaitu Lamba Ine / Induk dan Lamba Ana /anak. Lamba / Wani Ana ukuran lebih kecil dari Lmba / Wani Ine.-Nggo : alat musik Gong / Nggo terbuat dari logam kuningan-tembaga-besi atau bahan logam lainnya, bentuknya bulat, pada bagian tengah dengan bonggolan.
Nggo terdiri dari tiga jenis yaitu:
1.Nggo Dhengi Dho
2.Nggo Senawa
3.Nggo Bemu / bass
4. Diri : musik pelengkap sebagai ritme pada nggo lamba / wani. Alat ini dibuat dari sepotong
logam atau bambu pecah / Gaku.
h.Feko / Suling : alat musik tiup terbuat dari wulu atau bela, sejenis bambu kecil dan tipis. Feko terdiri dari beberapa jenis yaitu :
1.Feko Nangi : ditiup pada saat tengah malam dengan mengalunkan nada-nada ratap dan cara meniupnya seperti rekorder.
2.Feko Bu : ditiup dengan nada-nada improvisasi solis, diiringi dengan beberapa gendang dan jenis suling ini disebut juga suling para gembala.
3.Feko Redho : jenis suling ini ditiup secara duet atau trio dengan harmonis pada nada-nada lagu, biasa digunakan untuk arak-arakan pengantin atau acara lainnya.
4.Feko Ria : jenis suling ini ditiup secara kelompok dalam paduan nada secara harmonis dalam irama mars atau irama lainnya pada acara pernikahan atau acara resmi lainnya.
5.Feko Pupu : suling ini bentuknya agak unik seperti alat pompa dan cara meniupnya dengan menggeser bambu untuk menghasilkan nada bass..
i.Genda / AlbanaGenda / Albana terbuat dari pangkal batang kelapa atau kayu dan kulit kambing. Bentuknya setengah bulatan seperti periuk / podo pada bagian permukaannya.Dalam komposisinya ada tiga jenis dengan jumlah lima buah Genda / albana yaitu :
1.Genda Redhu, ukuran kecil sebanyak dua buah untuk improvisasi
2.Genda Wasa, ukuran sedang sebanyak dua buah untuk ritme
2.Genda Jedhu, ukuran besar sebanyak satu buah untuk bass Musik Genda /Albana biasanya dipadukan dengan suling / Feko atau lagu-lagu untuk mengiringi tarian terutama tarian Wanda Pau dalam suatu acara pernikahan / sunatan dan acara lainnya.

10 thoughts on “Seni Musik Ende Lio

  1. Tjhin berkata:

    Mohon tanya,

    saya butuh info alat musik tiup tradisional

    apakah ada alat musik tiup dari tanduk atau keong laut? bisa b eli dimana?

    terima kasih banyak

  2. Krisantus berkata:

    Bagaimana caranya saya mendapatkan Kumpulan Lagu Ende Lio. Soalnya saya ingin berikan lagu2 itu kepada Ayah saya. Beliau orang Ende, namun sudah 20 Tahun tak pernah Pulang. Saya anaknya, pengen beri lagu itu sebagai hadiah.

  3. Quinn Kando berkata:

    Bt Kita Smua,
    Perlu kita ketahui sebenarnya adat dan budaya di wilaya kita itu sangat penting.apalagi dalam hal ini alat musik tradisional dan sejenisnya.sesungguhnya hal tsbt perlu kita pertahankan dan kembangkan.karena itu merupakan aset untuk daerah kita masing-masing.oleh karena itu sebagai (Ana Tana) tlng di lembaga-lembaga Pendidikan kegiatan ini bisa di masukan dlm bidang Mata Pelajaran MULOK.karena masa kini jarang sekali orang yang bisa memainkan alat musik tsbt.seperti DOGO NGGO LAMA dsb.Mohon di Respon….

    • ooyi berkata:

      Memang benar bahwa untuk mempertahankan nilai tradisional adat dan budaya sangat penting. Semua pihak, tidak hanya semata pemerintah daerah, tetapi masyarakat dan pemuda harus turut serta terlibat didalamnya. Untuk MULOK, ada baiknya disampaikan ke instansi terkait. Kalau kita, cara yang paling mudah adalah membangun jejaring sosial yakni dengan membentuk grup pemerhati adat dan budaya daerah, semisal : melalui facebook, twitter, myspace, dllnya. Saya yakin kesadaran akan muncul dengan sendirinya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s