Desain Tapak Kompleks Situs-Situs Jejak Sejarah Bung Karno di Ende

IMG_0072

Sore ini saya ada di kompleks situs pohon “Pancasila”. Sambil beristirahat melepas lelah setelah seharian kerja bhakti dengan teman-teman Dinas PU dan SKPD Kabupaten Ende. Sambil kebagian mengecat pagar pohon sukun , saya coba mengambil beberapa gambar suasana sekitar kompleks sambil memperhatikan dan membayangkan konstruksi apa yang akan jadi nantinya setelah dilaksanakannya pemugaran beberapa situs Bung Karno di Ende.

Ya,memang beberapa hari lalu, kami kedatangan tamu penting yakni Bapak Boediono bersama rombongan dari Jakarta. Memang beberapa tahun lalu Pak Boediono datang selaku calon wakil presiden dalam tim kampanye salah satu partai pemilu. Namun kali ini beliau datang sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Beliau telah memenuhi janjinya. Datang kembali di kampung halaman kami dan berinisiatif untuk memerintahkan memperbaiki beberapa situs bersejarah milik Bangsa Indonesia diatas.

Bagiku,momen ini penting. Karena rencana pemugaran beberapa situs Bung Karno di Ende mulai diwujudkan dalam bentuk fisik. Masyarakat Kabupaten Ende umumnya dan Kota Ende khususnya telah menanti cukup lama,agar aset sejarah Bangsa Indonesia yang tak ternilai ini diperhatikan.

Maksud dan Tujuan Pemugaran

Pembaruan  Rumah Bung Karno,Taman Pancasila dan Makam Ibu Amsi dan beberapa situs bersejarah lainnya, dilaksanakan untuk mengembalikan fungsi Situs yang sebelumnya sangat memprihatinkan menjadi taman bermain, tempat bersosialisasi dan berinteraksi serta tempat edukasi bagi generasi muda Indonesia.

Taman Remaja atau sering disebut Taman Pancasila saat ini merupakan tempat Soekarno muda menghabiskan waktu di sore hari, tuk merenungkan kemerdekaan yang menghasilkan 5 (lima) butir Pancasila yang menjadi Dasar dan Falsafah Negara Indonesia.

Ok..kali ini saya tidak membahas tentang kedatangan Bapak Wakil Presiden dan rombongan, tetapi ingin memberikan sedikit informasi penting tentang sebuah rencana besar tapak desain pembanunan kompleks situs-situs bersejarah peningalan Bung Karno di Ende. Yuuk..kita ikuti…

Desain Tapak Kompleks “Taman Pancasila”

IMG_0097

Image  Perspective Situs Taman Pancasila

( tampak kejauhan lapangan Pancasila/perse Ende )

Kita mulai dengan Desain Tapak kompleks Taman Pancasila. Saya coba  memberikan pemahaman kepada Pembaca tentang bagaimana bentuk desain jadinya kedepan.

   

IMG_0091 

Lay Out Situs Taman Pancasila

Legenda :

1. Rumput

2. Patung Bung Karno

3. Deck

4. Rumah Adat (lama)

5. Area Duduk

6. Akses-pedestrian

7. Akses-pedestrian

8. Ramp

9. Tanga Area Duduk

Desain Taman Pancasila ini menggambarkan sebuah taman yang tenang, teduh dan nyaman. Dengan deretan pepohonan yang ada, lansekap ditata dengan desain yang sederhana.

Di taman ini ditempatkan patung Bung Karno ( patung lama akan dbongkar diganti patung baru dengan posisi duduk ), yang menggambarkan kebiasaan belia di tempat ini.

Figur Bung Karno sebagai orang yang membumi diwujudkan dengan patung yang ber-skala sesunguhnya. Beliau duduk diatas bangku panjang dengan panjang 17 meter, diatas pelataran lebar 8 meter dan panjang pelataran 45 meter.

Terdapat pula bangku-bangku panjang  sebanyak 5 buah, sebagai simbol 5 (lima) butir nilai Pancasila yang dilahirkan melalui perenungan panjan masa itu.

Restorasi Tapak Kompleks “Rumah Bung Karno”

 IMG_0086

Tampak situs rumah bung karno setelah ditinggikan

Rumah Bung Karno yang terletak kira-kira 800 meter dari Taman Panasila memiliki nilai historis berkaitan dengan aktifitas dan waktu yang telah dilalui oleh Proklamator di rumah ini. Rumah ini rencananya sejak diresmikan oleh beliau sendiri tahun 1950–an, dialihfungsikan menjadi museum koleksi barang-barang pribadi beliau.

Rencananyan, bangunan ini dinaikkan hingga ketinggian 1,2 meter dari permukaan jalan (jln.perwira-ende), untk memudahkan akses visual pengunjung.

Kulit bangunan dicat ulang untuk memberikan impresi bersih dan rapi. Dibagian dalam rumah ini hanya sedikit dilakukan perbaikan, guna menghindari kehilangan jejak sejarahnya.

Restorasi rumah ini dimaksudkan agar generasi muda dapat mengenang kembali sejarah sang Proklamator ketika tinggal di Ende.

IMG_0080

Sebagai bonus, saya persembahkan maket miniatur Rumah Bung Karno untuk diamati setelah “jadi” nanti. Ok…dari sebelah kiri Anda, pintu masuk akan datang dari arah samping kanan rumah. Tadi sdh saya informasikan bahwa, rumah depan (1 rumah utama) ini akan kita tinggikan/diangkat 1,20 meter dari jalan perwira-ende. Tentunya pakai teknologi dong..kalau ngangkat 1 rumah..

Setelah masuk, bagian dalam diusahakan direhab seminim mungkin untuk tidak menghilangkan jejak sejarahnya. Sekarang, coba perhatikan bagian belakang rumah. Pasti latitude-nya (garis tinggi) berbeda bukan dengan rumah utama. Makanya desainer dan konstruktornya sdh menyiapkan tangga turun menuju ke ruang belakang dan sumur peninggalan Bung Karno.

Naah, di ruang belakang ini kita tempatkan Ruang Multimedia dan Cafe. Ini akan memudahkan pengunjung yang akan datang dan berkunjung lebih betah dan santai.

Ok…sampai disini dulu yaa. Selamat datang ke kota kami, dan selamat berkunjung ke Situs-Situs Jejak Sejarah Bung Karno di Ende.  

 

About these ads

2 thoughts on “Desain Tapak Kompleks Situs-Situs Jejak Sejarah Bung Karno di Ende”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s