Seni Tembikar Ende Lio

Tangan trampil ibu kami
Seni tembikar atau tanah liat/ taki yang sudah terkenal di Kabupaten Ende yaitu Lise – Wolowaru dan Wolotolo – Detusoko dimana hasil kerajinannya telah memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ende dan sekitarnya dalam hal perkakas dapur. Adapula di tempat-tempat lain membuatnya, tetapi hanya untuk kebutuhan rumah tangganya sendiri, kerajinan tembikar seakan-akan hilang karena kalah bersaing dengan barang-barang import. .
Pengolahan bahan baku tembikar yaitu dari tana taki atau tanah liat, ditumbuk halus, diremas-remas dengan air hingga merekat, dibentuk dan dikeringkan lalu dibakar dengan api. Beberapa macam jenis seni tembikar diantaranya yaitu:
Periuk berbentuk bulat dengan permukaan mulut bergerigi, gunanya untuk memasak nasi, jagung, singkong dll.
Bentuknya hampir sama dengan periuk, hanya mulutnya lebih lebar dan ada juga dilengkapi dengan telinga digunakan untuk memasak lauk pauk dll.
Bentuknya bulat lonjong dilengkapi dengan lingkaran pinggir kaki, digunakan sebagai tempat penampung lauk pauk yang sudah dimasak juga digunakan tempat merendam tarum/ taru menjadi nila.
Bentuknya bulat ceper dilengkapi dengan telinga, digunakan sebagai tempat penggorengan dan memasak lauk pauk dan masakan lainnya.
Periuk besar berbentuk lonjong dengan bagian dasarnya rata digunakan sebagai tempat air minum dan tuak/ moke. Permukaannya dibuat ukiran garis dan binatang ampibi/ reptil.
Ukurannya lebih kecil dari kumba, bentuk dan kegunaanya sama seperti kumba.
Bentuknya seperti piala minuman, dihiasi dengan ukiran bergaris lurus dan silang memenuhi lingkaran, digunakan sebagai tempat nasi atau lauk/ piring makan.
Bentuknya ceper seperti piring makan, dibagian dasar dengan lingkaran timbul digunakan sebagai piring makan dan lain sebagainya.
Bentuknya seperti bha/ piring hanya ukurannya lebih kecil, digunakan sebagai tempat tatakan minuman dan tempat sambal dll.
Bentuknya seperti mangkok, bulat lonjong, pada bagian dasarnya rata dilengkapi dengan lingkaran timbul sebagai dudukan dan pada bagian samping dengan tangkai pegangan, digunakan sebagai tempat minum dll.
Dalam perkembangan sesuai dengan tuntutan zaman para pengrajin seni tembikar telah membuat berbagai bentuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat masa kini seperti; asbak, pot bunga, guci hiasan dll.



blog





























makasih atas informasinya
eva
15 Januari 2009
minta teknik membuat tembikarnya donk, kirim ke email q yah farellareel@ymail.com
kuro chan
24 September 2009
q pengen bnget jd pengusaha tembikar caranya gmana? tolong yah kirim ke farellareel@ymail.com
kuro chan
24 September 2009